Prabowo Tegaskan Hilirisasi Tetap Prioritas di Tengah Pembahasan Tarif dengan AS
Kalanesia.id, Jakarta - Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kerja sama investasi dengan Amerika Serikat tetap mengacu pada kepentingan nasional, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan hilirisasi.
Menurutnya, meskipun terdapat pembahasan terkait perjanjian tarif dengan AS, pemerintah tidak akan mengabaikan prinsip dasar dalam pengelolaan investasi. Setiap investor asing yang masuk ke Indonesia diwajibkan mematuhi aturan yang berlaku, termasuk ketentuan dalam pengelolaan mineral strategis.
Dalam keterangannya, Presiden menekankan pentingnya penerapan harga pasar internasional untuk komoditas mineral kritis. Ia menyatakan bahwa Indonesia tetap terbuka bagi pihak luar selama mengikuti mekanisme ekonomi yang wajar.
“Soal critical mineral. Saya sudah katakan, kita terbuka. But everything at market price. At economic price,” ujarnya dalam wawancara yang dikutip, Sabtu (21/3).
Lebih lanjut, Prabowo Subianto menjelaskan bahwa keterlibatan pihak asing di sektor pertambangan bukanlah hal baru. Ia mencontohkan kerja sama yang telah lama berjalan seperti di Freeport Indonesia, yang kini menjadi salah satu penyumbang penerimaan negara terbesar.
“Jadi kalau dia mau ikut (aturan), kita izin kan mereka mining di Freeport. Sudah berapa puluh tahun. Freeport sekarang menghasilkan salah satu revenue kita yang paling besar. Kita izin kan,” lanjutnya.
Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa hilirisasi tetap menjadi syarat utama dalam pengelolaan sumber daya alam. Pemerintah tidak mengizinkan ekspor bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan di dalam negeri.
“Bahan mentah, kita minta di processing. Kalau dia mau mining dan proses di sini, tetap dong,” tegasnya.
Ia juga kembali menekankan bahwa mineral kritis harus memberikan nilai tambah maksimal bagi perekonomian nasional.
“Critical mineral itu is a commodity. If they pay international market price, mau dia yang main atau kita yang main, we get the economic value. Yang penting kita kasih access,” ujarnya.
Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa keterbukaan investasi tetap berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi nasional serta komitmen memperkuat hilirisasi industri di dalam negeri.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0