Harga Minyak Dunia Naik Tipis pada Perdagangan Jumat
Kalanesia.id, Jakarta - Harga minyak mentah dunia mencatat kenaikan tipis pada perdagangan Jumat pagi (26/12/2025) dan berpeluang menutup pekan ini dengan lonjakan mingguan tertinggi sejak Oktober lalu.
Berdasarkan pantauan hingga pukul 07.48 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange berada di level US$ 58,48 per barel. Posisi tersebut naik sekitar 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang tercatat di US$ 58,35 per barel.
Seperti dilansir Bloomberg, pergerakan harga minyak cenderung stabil di atas ambang US$ 58 per barel. Sepanjang pekan ini, harga telah menguat lebih dari 3 persen, menjadikannya kenaikan mingguan terbesar sejak 24 Oktober.
Kenaikan harga minyak tidak terlepas dari perhatian pelaku pasar terhadap kebijakan Amerika Serikat yang dilaporkan melakukan pemblokiran terhadap sebagian pengiriman minyak mentah asal Venezuela. Gedung Putih disebut telah menginstruksikan para komandan militer untuk memprioritaskan upaya karantina terhadap kapal-kapal tanker Venezuela dalam dua bulan ke depan.
Seorang sumber menyebutkan bahwa pasukan Amerika Serikat saat ini hampir sepenuhnya memusatkan perhatian pada pelaksanaan kebijakan blokade tersebut, alih-alih menempuh langkah operasi militer secara langsung.
Selain faktor tersebut, ketegangan geopolitik juga memberikan kontribusi terhadap sentimen pasar minyak. Amerika Serikat dilaporkan melakukan serangan militer terhadap kelompok teroris di Nigeria, yang memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan minyak global.
Di sisi lain, pasar juga mencermati perkembangan diplomatik di kawasan Eropa. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyampaikan bahwa dirinya telah menggelar pembicaraan yang sangat baik dengan utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, terkait upaya untuk mengakhiri konflik antara Rusia dan Ukraina.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0