Achmad Donny Resmi Pimpin PB SEMMI, Serukan Persatuan Usai Kongres IX Nasional
Banten - Kongres IX Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) yang berlangsung pada 21–25 Juli 2026 di Provinsi Banten menetapkan Achmad Donny sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) SEMMI periode 2026–2029. Forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut berlangsung secara demokratis, tertib, dan menjunjung semangat persatuan hingga menghasilkan kepemimpinan baru untuk tiga tahun mendatang.
Penetapan Achmad Donny dilakukan setelah proses pemungutan suara yang melibatkan 174 Pengurus Cabang (PC) SEMMI dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam proses tersebut, kandidat asal Jawa Timur itu memperoleh dukungan mayoritas dengan raihan 115 suara, sekaligus mengantarkannya menjadi Ketua Umum PB SEMMI periode 2026–2029.
Terpilihnya Achmad Donny menandai berakhirnya seluruh rangkaian Kongres IX SEMMI yang selama lima hari menjadi forum pembahasan arah organisasi sekaligus ruang demokrasi bagi para kader. Selain memilih ketua umum, kongres juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan program kerja pada periode mendatang.
Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Achmad Donny menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa hasil kongres bukan sekadar kemenangan individu ataupun kelompok tertentu, melainkan kemenangan seluruh kader SEMMI.
"Ini adalah kemenangan kita bersama, bukan kemenangan satu orang ataupun satu kelompok. Setelah Kongres ini selesai, mari kita tinggalkan segala perbedaan yang ada. Saatnya kita bergandengan tangan, bersatu, dan bersama-sama membangun SEMMI menjadi organisasi yang lebih baik, lebih kuat, dan semakin bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara," ujar Donny, Minggu (25/7).
Donny menekankan kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan kolaborasi antarkader, percepatan kaderisasi, serta konsolidasi organisasi mulai dari tingkat pusat hingga cabang. Menurutnya, tantangan yang dihadapi mahasiswa maupun bangsa ke depan membutuhkan organisasi yang solid, adaptif, dan mampu menghadirkan gagasan sekaligus aksi nyata bagi masyarakat.
Ia berpandangan bahwa SEMMI perlu terus memperkuat peran organisasi dalam merespons berbagai dinamika yang berkembang. Karena itu, konsolidasi internal dinilai menjadi langkah penting agar organisasi memiliki fondasi yang kuat dalam menjalankan program-programnya pada masa mendatang.
Selama pelaksanaan kongres, seluruh tahapan persidangan berlangsung dengan mengedepankan prinsip musyawarah, demokrasi, dan kekeluargaan. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam setiap proses pengambilan keputusan, termasuk penetapan berbagai kebijakan strategis organisasi untuk periode kepengurusan berikutnya.
Berakhirnya Kongres IX SEMMI juga diharapkan menjadi momentum untuk mengakhiri seluruh dinamika kontestasi yang terjadi selama proses pemilihan ketua umum. Seluruh kader diharapkan kembali memperkuat persatuan dan bersama-sama mendukung kepengurusan baru dalam menjalankan amanah organisasi.
Dengan kepemimpinan baru di bawah Achmad Donny, SEMMI diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta menghadirkan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Organisasi juga diharapkan terus berkembang menjadi wadah yang progresif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman melalui gagasan dan kerja nyata.
Kongres IX SEMMI pun menutup rangkaian agenda organisasi dengan semangat kebersamaan. Hasil yang dicapai melalui forum tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi seluruh kader untuk menjaga soliditas organisasi serta mengawal berbagai keputusan strategis yang telah disepakati demi kemajuan SEMMI pada periode 2026–2029.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0