Enam Kandidat Ketua Umum PB SEMMI Teken Pakta Integritas Jelang Kongres Nasional

Jul 21, 2026 - 13:28
 5
Enam Kandidat Ketua Umum PB SEMMI Teken Pakta Integritas Jelang Kongres Nasional
Enam calon Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) periode 2026–2029 menandatangani Pakta Integritas, Kantor Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Islam, Jakarta, Minggu (19/7/2026).

Jakarta - Enam calon Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) periode 2026–2029 menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen menjaga pelaksanaan Kongres IX SEMMI berlangsung demokratis, tertib, dan bermartabat. Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian penyampaian visi, misi, ide, dan gagasan yang digelar Steering Committee Kongres IX SEMMI di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Islam, Jakarta, Minggu, 19 Juli 2026.

Enam kandidat yang mengikuti tahapan tersebut masing-masing Achmad Donny, Ahmad Chalil Gibran, Muhammad Senanatha, M. Dwi Apriyanto, Febriansyah Putra, dan Gurun Arisastra. Penandatanganan Pakta Integritas menjadi penegasan bahwa Kongres IX SEMMI tidak hanya menjadi ajang memilih ketua umum baru, tetapi juga forum yang mengedepankan gagasan, integritas, serta komitmen dalam menentukan arah organisasi untuk periode mendatang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB SEMMI mengajak seluruh kandidat dan kader menjaga semangat regenerasi serta persatuan organisasi. Ia menekankan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan proses yang harus memperkuat SEMMI, bukan justru memecah soliditas kader.

"Saya adalah masa lalu SEMMI, teman-teman semua adalah masa depan SEMMI. Marilah kita sukseskan kongres kali ini. Siapa pun yang terpilih, semua kandidat harus berkomitmen bersama membangun SEMMI," ungkapnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa hasil kongres seharusnya menjadi awal konsolidasi organisasi. Perbedaan pilihan dalam proses demokrasi dinilai tidak boleh menghilangkan komitmen bersama untuk membawa SEMMI menjadi organisasi yang semakin kuat, modern, dan relevan menghadapi berbagai tantangan.

Kegiatan penyampaian visi dan misi turut dihadiri jajaran Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, yakni Ketua Bidang Serumpun Syarikat Islam Muhammad Nur, Wakil Presiden N. Syamsuddin Ch. Haesy, Wakil Presiden Ir. Agustanzil Sjahroezah, M.P.A., Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Hilman Ismail Metareum, S.E., serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Ervan Taufiq, S.E., M.E.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nur menyampaikan apresiasi terhadap seluruh kandidat yang telah memaparkan visi, misi, serta gagasan bagi masa depan organisasi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah proses demokrasi internal.

"Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam menyampaikan apresiasi terhadap pemaparan para kandidat Ketua Umum PB SEMMI. Jaga persatuan dan kedepankan persaudaraan."

Kehadiran jajaran Syarikat Islam dinilai memperkuat hubungan historis antara SEMMI dengan organisasi induknya sekaligus menegaskan pentingnya menjaga nilai perjuangan, regenerasi, dan kebersamaan dalam setiap proses kepemimpinan.

Melalui Pakta Integritas yang ditandatangani, keenam calon Ketua Umum PB SEMMI menyatakan komitmen untuk mengikuti seluruh tahapan Kongres IX secara tertib, demokratis, dan bermartabat. Mereka juga menyatakan kesiapan menghormati keputusan forum, menjaga keamanan serta kondusivitas kongres, dan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.

Steering Committee Kongres IX SEMMI menegaskan bahwa dinamika dukungan merupakan bagian yang wajar dalam demokrasi organisasi. Namun, setiap kader diharapkan tetap menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan bahwa kursi Ketua Umum dapat diperebutkan melalui kompetisi yang sehat, tetapi persaudaraan antarkader tidak boleh menjadi korban dari kontestasi. Perbedaan gagasan dipandang sebagai kekuatan organisasi selama tetap berada dalam bingkai persatuan.

Mengusung tema "SEMMI Satu, Wujudkan Astacita", Kongres IX diharapkan melahirkan Ketua Umum PB SEMMI periode 2026–2029 yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, keberanian moral, serta kemampuan merangkul seluruh elemen organisasi. Ketua umum terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi pemimpin bagi seluruh kader SEMMI tanpa membedakan latar belakang dukungan selama proses kongres.

Dengan demikian, Kongres IX tidak hanya menjadi forum untuk menentukan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi momentum pembuktian bahwa proses regenerasi dalam organisasi mahasiswa dapat berlangsung melalui kompetisi gagasan, penghormatan terhadap demokrasi, serta komitmen menjaga persaudaraan sebagai fondasi utama organisasi.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0