Nilai TKA 2025 Dinilai Mengkhawatirkan, Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Total Pendidikan

Dec 25, 2025 - 14:26
 1
Nilai TKA 2025 Dinilai Mengkhawatirkan, Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Total Pendidikan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani

Kalanesia.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, memberikan perhatian serius terhadap hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang diumumkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Berdasarkan data nasional, capaian nilai mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris tercatat masih berada pada level yang memprihatinkan.

Data Kemendikdasmen menunjukkan rata-rata nilai Bahasa Inggris wajib secara nasional hanya mencapai 24,93 dari total 3.509.688 peserta. Sementara itu, nilai rata-rata Matematika wajib tercatat sebesar 36,10 dari 3.489.148 siswa. Adapun Bahasa Indonesia mencatatkan rerata nilai 55,38 dari 3.477.893 siswa.

Lalu Hadrian menilai capaian tersebut tidak boleh dimaknai sebatas angka statistik semata, melainkan harus dijadikan dasar untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembelajaran di Indonesia.

“Hasil TKA 2025 ini harus menjadi alarm sekaligus bahan evaluasi total bagi dunia pendidikan kita. Terutama terhadap tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika,” tegas Lalu Hadrian dalam keterangan yang dikutip dari Parlementaria di Jakarta, Rabu (24/5/2025).

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB II itu menekankan bahwa proses evaluasi harus dilakukan secara objektif dan komprehensif, baik terhadap tenaga pendidik maupun peserta didik sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional.

“Jika kesalahan atau kelemahan ada pada guru, maka peningkatan kualitas guru harus benar-benar ditingkatkan. Sebaliknya, jika kekurangan ada pada siswa, maka peningkatan kualitas dan pendampingan terhadap siswa juga harus digalakkan,” ujar politisi Fraksi PKB tersebut.

Lebih lanjut, Lalu Hadrian menyampaikan bahwa Komisi X DPR RI mendorong Kemendikdasmen untuk menjadikan hasil TKA sebagai pijakan dalam menyusun kebijakan pendidikan ke depan. Hal tersebut mencakup pembenahan kurikulum, penyempurnaan metode pembelajaran, hingga penguatan sistem pelatihan dan peningkatan kompetensi guru.

“Intinya, hasil TKA ini jangan berhenti sebagai laporan, tetapi harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret agar kualitas pendidikan nasional benar-benar meningkat di masa mendatang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada jenjang SMA, rata-rata nilai TKA Bahasa Indonesia tercatat sebesar 57,39, Matematika 37,23, dan Bahasa Inggris 26,71. Sementara untuk jenjang SMK, rerata nilai TKA Bahasa Indonesia mencapai 53,62, Matematika 34,74, dan Bahasa Inggris 22,55.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0