Viral, Wanita Menangis Usai 600 Pohon Pisangnya Diduga Diracun: Temukan Bekas Suntikan di Batang
Kalanesia.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita menangis histeris di tengah kebun pisang viral di media sosial. Wanita tersebut mengaku kebun pisang yang ia rawat mengalami kerusakan mendadak hingga membuatnya terpukul.
Dalam unggahan yang beredar, wanita bernama Siti Haliza menyebut ada sekitar 600 pohon pisang miliknya yang tiba-tiba layu dan menghitam dalam waktu singkat. Ia menduga kerusakan tersebut bukan disebabkan faktor alam, melainkan akibat perbuatan orang tak bertanggung jawab yang sengaja meracuni tanamannya.
“Sumpah sakit banget, 600 pohon pisangku disuntik racun sama orang. Demi Allah aku nggak ikhlas,” tulisnya dalam keterangan unggahannya di akun TikTok @bebyliza36, dikutip pada Selasa, 7 April 2026.
Dalam video berdurasi hampir empat menit tersebut, Siti Haliza mengungkapkan rasa kecewa dan kesedihannya karena kebun yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya diduga dirusak secara sengaja. Ia bahkan menyebut modal yang digunakan untuk berladang berasal dari tabungan yang telah dikumpulkan.
“Jahat kau ya. Kalian bayangkan tabungan kami habis untuk berladang, ini tanganku sampai gemeteran,” ujarnya sambil terduduk di ladang yang tidak disebutkan lokasinya itu.
Ia kemudian menunjukkan kondisi tanaman pisang yang tampak menghitam dan membusuk. Menurutnya, kerusakan terjadi hampir merata di sejumlah titik kebun.
“Gimana ku bilang nggak jahat, kalian tengok pohon pisangku ini. Itu bagian sana semua habis, hitam semua disuntik sama orang. Kami nggak lihat kelakuanmu, tapi Allah lihat semuanya. Nggak ridho aku,” sambungnya sambil terisak.
Siti Haliza juga mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat ratusan pohon pisang yang rusak dan dipastikan tidak bisa dipanen.
Dalam rekaman itu, ia menjelaskan bahwa tanaman pisangnya menghitam hanya dalam kurun waktu dua hari. Ia juga mengaku menemukan tanda yang diduga bekas suntikan di batang pohon.
“Ini salah satu pohon yang disuntik dan sudah hitam, ini udah positif akan mati. Dari mana taunya? Ini, setiap kejahatan itu pasti meninggalkan bekas,” lanjutnya.
“Ini dia ada bekas suntik, terus turun ke bawah, lanjut ke batangnya. Lalu membusuk langsung. Lihat kan?” ungkapnya sambil menunjuk titik pada salah satu batang pisang.
Menanggapi komentar warganet yang menduga hal itu disebabkan penyakit tanaman, Siti Haliza menegaskan bahwa dirinya memahami perbedaan antara pohon yang terkena penyakit dan pohon yang dirusak secara sengaja. Ia menyebut bukti yang ia temukan berupa bekas suntikan dan cairan yang mengalir di batang pohon.
“Kami tahu mana penyakit, mana diracun. Kenapa? Karena kami ada bukti suntikan di batangnya. Kami tinggal ini cuma 2 hari, ditinggal masih hijau masa dua hari langsung item?” terangnya.
“Ada bekas suntikannya dan cairan yang mengalir. Terus kalian tahu di ujung sana, di bagian bawah, di tanahnya ada olinya. Kerjaan siapa coba?” imbuhnya.
Unggahan tersebut menuai perhatian luas dari warganet. Video yang telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali itu dipenuhi komentar simpati dan dukungan kepada Siti Haliza. Banyak warganet mengaku ikut sedih karena memahami perjuangan petani dalam merawat tanaman dari awal hingga panen.
“Ya Allah, 600 pohon. Semoga diganti rezeki berlipat ganda kak, padahal mau berbuah,” tulis akun @els*4**.
“Kasihan petaninya, padahal menanam, merawat itu perlu tenaga dan modal. Semoga dapat ganti rezeki dari jalan yang lain kak,” tulis akun @u20*9.
“600 pohon pisang nggak kebayang secapek apa ngurusnya, belum lagi cuaca yang berubah-ubah. Semangat kakaknya, semoga rezeki diganti berlipat,” tulis akun @rac*_**.
Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku yang diduga merusak kebun tersebut. Namun kasus ini menjadi sorotan publik dan mengundang keprihatinan, terutama terkait keamanan petani dan perlindungan terhadap hasil pertanian masyarakat.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0