Jelang 2026, De Gadjah dan Koster Tekankan Persaudaraan dan Sinergi untuk Bali
Kalanesia.id, Denpasar - Menutup rangkaian dinamika politik Bali sepanjang 2025, dua tokoh lintas partai kembali menunjukkan komunikasi yang harmonis. Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah, bertemu dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali yang juga Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.
Pertemuan tersebut menjadi sorotan karena keduanya sempat berhadapan sebagai rival politik pada ajang Pilkada Bali 2024. Kendati demikian, relasi komunikasi antara De Gadjah dan Koster tetap terjaga dengan baik. Bahkan, sebelum dan setelah Pilkada, keduanya tercatat beberapa kali melakukan pertemuan dalam berbagai kesempatan.
Pertemuan teranyar berlangsung pada Sabtu (27/12/2025) di salah satu restoran di Kota Denpasar. Momen kebersamaan itu dibagikan De Gadjah melalui unggahan di media sosial pribadinya, lengkap dengan pesan reflektif yang menekankan pentingnya persaudaraan serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan politik.
"Berjumpa kembali lalu mengerti: Dalam obrolan sederhana nan ringan, tapi saling meneduhkan ini, dimunculkan sebuah titik terang. Di tengah peliknya kondisi yang dipertanyakan, apa salahnya untuk saling menyembuhkan? Bagi saya, kami adalah saudara yang tak lekang oleh waktu. Tidak sering bertemu, tapi selalu terasa dekat," tulis De Gadjah.
Saat dikonfirmasi mengenai substansi pertemuan tersebut, De Gadjah menyampaikan bahwa pembahasan yang dilakukan lebih banyak berfokus pada arah dan masa depan Bali. Menurutnya, pertemuan itu menjadi ruang untuk menyatukan pandangan demi kepentingan pembangunan daerah.
"Lebih banyak diskusi tentang Bali dan menyamakan presepsi dimana kita harus saling support untuk kepentingan Bali bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan," ujar De Gadjah.
Ia menegaskan bahwa perbedaan sikap dan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kerja sama demi kesejahteraan masyarakat Bali.
"Kalau bicara Bali, kita harus berdiri di atas kepentingan yang lebih besar. Politik itu dinamis, tapi persaudaraan dan tanggung jawab terhadap daerah harus tetap dijaga," kata De Gadjah.
Pertemuan dua tokoh lintas partai tersebut dinilai sebagai sinyal positif bagi iklim politik Bali menjelang pergantian tahun menuju 2026. Kebersamaan De Gadjah dan Koster diharapkan dapat memperkuat suasana politik yang sejuk, dewasa, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0