Peternak Muda Tegal Kembangkan Peternakan Modern, Abdul Fikri Faqih Beri Apresiasi
Kalanesia.id, Tegal - Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, memberikan apresiasi terhadap pengembangan peternakan modern yang dijalankan oleh peternak muda di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja masa reses ke Muji Jaya Farm yang berlokasi di Kecamatan Dukuhwaru, belum lama ini.
Dalam kunjungan tersebut, Fikri menyoroti kiprah Muji, sosok peternak muda inspiratif yang sukses mengelola sekitar 2.000 ekor kambing di atas lahan seluas kurang lebih 1.700 meter persegi. Usaha peternakan tersebut dinilai berperan penting dalam menopang pasokan bahan baku kuliner khas daerah, khususnya sate Tegal yang telah dikenal luas secara nasional.
Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai keputusan Muji menekuni sektor peternakan merupakan langkah yang tepat di tengah dinamika dan disrupsi ekonomi saat ini. Menurutnya, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner merupakan fondasi ekonomi yang bersifat jangka panjang dan tidak mudah tergantikan oleh kemajuan teknologi.
“Saya kira ini pilihan yang sangat tepat karena di era disrupsi seperti sekarang ini, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan, sehingga usaha ini akan berkelanjutan,” ujar Fikri dikutip pada parlementaria, Sabtu (3/1).
Selain itu, Fikri juga menilai model usaha peternakan yang dikembangkan Muji berbasis kolaborasi dan saling menguatkan antar pelaku usaha. Pola tersebut, menurutnya, layak dijadikan contoh dan direplikasi di berbagai daerah sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatan tanpa menciptakan persaingan yang saling merugikan.
Ia menjelaskan, keberhasilan Muji tidak terlepas dari pengelolaan peternakan yang dilakukan secara terpadu. Mulai dari pengolahan pakan, manajemen ternak, hingga pemanfaatan limbah berupa kotoran dan urin kambing yang diolah kembali menjadi produk bernilai guna. Pendekatan ini dinilai mampu menghasilkan daging kambing berkualitas tinggi yang mendukung cita rasa sate Tegal yang empuk dan diminati konsumen.
Melalui kunjungan tersebut, Fikri juga mendorong generasi muda agar tidak ragu untuk berinovasi dan berkreasi di sektor peternakan dengan menerapkan manajemen modern. Ia meyakini sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja mandiri sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, perjalanan Muji dalam dunia peternakan terbilang tidak biasa. Ia bukan berasal dari latar belakang pertanian, melainkan lulusan teknik mesin yang berani mengubah arah karier dengan melihat peluang pasar. Tingginya permintaan daging kambing di wilayah Tegal, yang diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 ekor per hari, menjadi alasan kuat baginya untuk terjun ke usaha peternakan.
Muji juga mengungkapkan bahwa kualitas daging kambing hasil ternaknya didukung oleh metode pengolahan pakan yang terinspirasi dari teknik peternakan sapi Wagyu yang dipelajarinya saat berada di Jepang. Pendekatan tersebut membuat tekstur daging kambing menjadi lebih empuk dan memiliki kualitas premium, mendekati standar daging kelas dunia.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0