Mendiktisaintek Libatkan 82 Kampus dalam Pemulihan Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jan 17, 2026 - 12:15
 1
Mendiktisaintek Libatkan 82 Kampus dalam Pemulihan Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Presiden RI, Prabowo Subianto Saat Memberikan Arahan di Istana

Kalanesia.id, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melibatkan sebanyak 82 perguruan tinggi dalam upaya penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Keterlibatan dunia akademik tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa perguruan tinggi bekerja bersama kementerian dan lembaga terkait dalam kegiatan pemulihan yang mencakup wilayah cukup luas di tiga provinsi tersebut.

"Menindaklanjuti arahan langsung Bapak Presiden terkait penanganan bencana khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, perguruan tinggi yang ada bersama-sama dengan kementerian telah melakukan kegiatan di tiga provinsi mencakup 31 kabupaten dan kota, 104 kecamatan dengan melibatkan 82 perguruan tinggi," ujar Brian dalam dialog antara Presiden RI Prabowo Subianto dan 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menjelaskan, puluhan perguruan tinggi tersebut telah mengerahkan ribuan personel untuk membantu pemulihan, khususnya di sektor kesehatan. Total sebanyak 3.746 personel diterjunkan, terdiri atas 2.260 tenaga medis seperti dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, serta mahasiswa kedokteran, 1.267 tenaga kesehatan, dan 219 relawan umum.

Menurut Brian, kehadiran perguruan tinggi dalam penanganan bencana menunjukkan peran nyata dunia akademik dalam menjawab kebutuhan bangsa. "Perguruan tinggi tentu hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai solusi bagi bangsa," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Brian juga memaparkan potensi besar sumber daya pendidikan tinggi di Indonesia. Saat ini tercatat terdapat 4.614 perguruan tinggi negeri dan swasta dengan dukungan sekitar 303 ribu dosen dari berbagai disiplin ilmu, serta 9,9 juta mahasiswa aktif di seluruh Indonesia.

"Tentunya ini akan menjadi sumber daya manusia unggul untuk berperan dalam memajukan bangsa," katanya.

Lebih lanjut, setiap tahunnya perguruan tinggi di Indonesia meluluskan sekitar 1,7 juta sarjana dari berbagai bidang, mulai dari sains dan teknologi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ilmu sosial dan humaniora. Brian menilai, jumlah tersebut merupakan modal sumber daya manusia yang sangat besar dan berpotensi menentukan daya saing Indonesia di masa depan.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0