Kariyasa Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Banjar, Ajak Semua Pihak Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Kalanesia.id, Buleleng - Banjir bandang menerjang Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat sore (6/3). Bencana tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam hingga menyebabkan sungai meluap dan membawa material lumpur serta kayu dari daerah hulu.
Arus air yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan sejumlah rumah warga serta fasilitas umum di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Warga pun harus menghadapi dampak cukup serius akibat bencana alam tersebut.
Anggota DPR RI, Kariyasa Adnyana, turun langsung meninjau lokasi banjir bandang di Desa Banjar pada Sabtu (7/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus memantau kerusakan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kariyasa juga berdialog dengan warga yang terdampak banjir. Ia meninjau beberapa rumah warga, fasilitas umum, hingga infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat derasnya arus air yang membawa lumpur serta potongan kayu dari hulu sungai.
Kariyasa menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama berbagai pihak akan berupaya mempercepat proses penanganan serta pemulihan pascabencana agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“kami turut berdukacita atas terjadinya bencana ini ,Kami hadir ingin memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang memadai. Penanganan harus dilakukan secara cepat agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya saat berada di lokasi.
Menurutnya, proses penanganan bencana harus dilakukan secara cepat dan serius agar kondisi para korban, termasuk yang belum ditemukan, dapat segera diketahui.
Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan berbagai bantuan yang mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak.
"Kami harapkan penanganan bencana ini dapat dilakukan secara cepat dan tepat agar para korban yang belum ditemukan dapat segera ditemukan dalam keadaan bagaimanapun agar dapat memberikan kepastian bagi keluarganya,kami berharap juga korban yang belum ditemukan dapat ditemukan dalam kondisi sehat," tambah Kariyasa.
Terkait penyebab banjir bandang, Kariyasa menyebutkan bahwa selain dipicu oleh faktor cuaca ekstrem, kemungkinan juga disebabkan oleh perubahan kondisi tekstur tanah di wilayah hulu akibat curah hujan yang tinggi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.
Menurutnya, sosialisasi dari instansi terkait seperti BPBD dan tim SAR sangat penting agar masyarakat memahami langkah-langkah tanggap darurat ketika bencana terjadi.
"Mari kita jeli terkait kondisi lingkungan dan juga perlunya dilakukan sosialisasi terkait tanggap bencana oleh BPBD dan SAR agar masyarakat lebih peka terhadap kondisi lingkungan yang tidak menentu jika sewaktu-waktu terjadi hal seperti ini masyarakat lebih tanggap lagi," pungkasnya.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0